Monday, September 30, 2002

kupikir kata-kata itu terlempar begitu saja
saat malam tiba
satu tubuh
satu ruh

Monday, September 23, 2002

aku seketika ingat membaca puisi dengan beberapa orang kawan, saling memungungi bicara tentang keterasingan. lalu terlempar kemudian pada dadamu ketika dadaku sesak sungguh. satu momen lagi di atas tanah, satu momen lagi di dalam air.

ah sungguh maafkan jika selalu membuatmu menunggu.